Pengurus Cabang ORADO Kota Surakarta Resmi Dikukuhkan, Siap “Memintarkan Indonesia” Melalui Olahraga Domino

Surakarta — Setelah sukses menyelenggarakan Turnamen Domino dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81, Pengurus Cabang Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kota Surakarta resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2030. Prosesi pengukuhan berlangsung di Aula Lokananta, dan menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga domino di Kota Surakarta dan sekitarnya, Minggu (27/09).

Pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Provinsi ORADO Jawa Tengah, Ardian Agung Yudhanto. Prosesi ditandai dengan penyerahan Bendera Pataka ORADO kepada Ketua Pengurus Cabang ORADO Kota Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan, sebagai simbol dimulainya amanah sekaligus tonggak pergerakan ORADO di Kota Surakarta.

Bacaan Lainnya

Penyerahan pataka tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi simbol dimulainya sebuah gerakan untuk menjadikan olahraga domino sebagai bagian dari aktivitas positif masyarakat. ORADO Surakarta hadir dengan semangat untuk mengenalkan domino bukan hanya sebagai permainan, tetapi sebagai olahraga yang mengasah konsentrasi, strategi, ketelitian, kemampuan berhitung, serta kecerdasan dalam mengambil keputusan.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan masa bakti 2026–2030, ORADO Surakarta menyatakan kesiapan untuk memperkenalkan dan mengembangkan olahraga domino secara lebih luas kepada masyarakat Kota Surakarta dan wilayah sekitarnya. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan semangat ORADO melalui tagline “Memintarkan Indonesia.”

Ketua Pengurus Cabang ORADO Kota Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan, menyampaikan bahwa pengukuhan tersebut merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk membawa olahraga domino tumbuh secara positif dan inklusif di tengah masyarakat.

“Hari ini bukan sekadar pengukuhan sebuah kepengurusan, tetapi merupakan awal dari sebuah perjalanan. Kami ingin ORADO Surakarta hadir untuk memperkenalkan domino sebagai olahraga yang menghibur sekaligus mencerdaskan. Di balik setiap keping domino terdapat proses berpikir, membaca situasi, menyusun strategi, mengambil keputusan, dan belajar menerima hasil dengan sportif,” ujar Bhanad.

Ia menambahkan, ORADO Surakarta akan berupaya membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat dari berbagai kalangan dan usia untuk mengenal olahraga domino secara lebih terarah.

“Kami ingin membangun ORADO Surakarta sebagai rumah bersama. Dari meja domino, kita belajar berpikir jernih; dari permainan, kita belajar menghargai lawan; dan dari kompetisi, kita belajar tentang sportivitas. Semangat inilah yang akan kami bawa untuk turut mewujudkan tagline ‘Memintarkan Indonesia’ dari Surakarta,” lanjutnya.

Pengukuhan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan Turnamen Domino dalam rangka HUT TNI ke-81, yang sebelumnya berlangsung sebagai wadah silaturahmi, kompetisi, sekaligus pengenalan olahraga domino kepada masyarakat.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, ORADO Surakarta diharapkan mampu menjadi ruang tumbuh bagi olahraga domino yang sportif, edukatif, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperluas kontribusi olahraga tersebut dalam membangun masyarakat yang aktif, kompetitif, dan memiliki kemampuan berpikir strategis.

Dari Surakarta, domino bukan sekadar permainan. Ia adalah olahraga untuk berpikir, bertanding, bersilaturahmi, dan bersama-sama memintarkan Indonesia.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *