Surakarta – Kepala Rutan Kelas I Surakarta meninjau langsung pelaksanaan kegiatan cek kesehatan gratis dan skrining Tuberkulosis (TBC) yang telah memasuki hari keenam, Senin (03/08). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Rutan Surakarta dengan Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Politeknik Kesehatan Surakarta, dan Puskesmas Manahan sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi petugas maupun warga binaan. Hingga hari keenam pelaksanaan, sebanyak 500 petugas dan warga binaan telah mengikuti pemeriksaan kesehatan dan skrining TBC.
Berdasarkan hasil skrining yang telah dilaksanakan selama enam hari, tim kesehatan menemukan sebanyak 18 orang yang masuk kategori terduga TBC. Terhadap seluruh terduga tersebut langsung dilakukan pengambilan sampel dahak untuk pemeriksaan lanjutan. Sampel kemudian akan dikirim ke RSUD Dr. Moewardi guna dilakukan pemeriksaan laboratorium sebagai dasar penegakan diagnosis dan penanganan medis lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam upaya memperkuat deteksi dini serta penanggulangan penyakit menular, khususnya Tuberkulosis, di seluruh Lapas dan Rutan di Indonesia. Program ini diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, serta meminimalkan potensi penyebaran penyakit menular di dalam lingkungan hunian.
Karutan Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik selama enam hari pelaksanaan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. Karutan juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan hasil pemeriksaan di lapangan serta memastikan seluruh warga binaan yang memerlukan penanganan mendapatkan tindak lanjut medis secara cepat, tepat, dan berkesinambungan demi menjaga kesehatan seluruh penghuni dan petugas Rutan Surakarta.
(Red)









