CILEGON, INFO_PASS โ Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar di Masjid Al-Muhajirin Lapas Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten pada hari Kamis, (27/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran petugas bersama warga binaan sebagai momentum untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.
Peringatan Maulid Nabi berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Petugas dan warga binaan bersama-sama mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan dengan tertib dan antusias. Kebersamaan tersebut menjadi gambaran bahwa pembinaan di dalam pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga membangun karakter dan mental spiritual warga binaan.
Dalam kesempatan tersebut, kegiatan diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh Ustaz KH. Unang Kosasih. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, seperti kejujuran, kesabaran, kasih sayang, serta kepedulian terhadap sesama.
โPeringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas diri dan menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,โ pesan Ustaz dalam tausiyahnya.
Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembinaan kepribadian warga binaan, khususnya dalam meningkatkan keimanan dan membentuk karakter yang lebih baik.
โMelalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini, kami berharap seluruh petugas dan warga binaan dapat mengambil hikmah serta meneladani akhlak Rasulullah SAW. Bagi warga binaan, nilai-nilai keteladanan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,โ ujar Kalapas.
Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa kegiatan keagamaan di lingkungan Lapas merupakan salah satu sarana untuk menciptakan suasana pembinaan yang positif, humanis, dan penuh nilai-nilai spiritual.
โKami akan terus mendorong berbagai kegiatan pembinaan keagamaan yang dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan. Harapannya, pembinaan yang dilakukan tidak hanya membentuk pribadi yang disiplin, tetapi juga memiliki keimanan, akhlak, dan kepedulian sosial yang semakin baik,โ tambahnya.
Antusiasme petugas dan warga binaan terlihat sepanjang kegiatan. Mereka mengikuti tausiyah dengan penuh perhatian, menjadikan Masjid Al-Muhajirin sebagai ruang untuk bersama-sama mendalami nilai-nilai keislaman dan mempererat tali silaturahmi.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini, Lapas Kelas IIA Cilegon berharap semangat meneladani Rasulullah SAW dapat terus tumbuh dalam diri seluruh petugas maupun warga binaan. Nilai-nilai keislaman diharapkan menjadi bekal penting bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Kegiatan pun ditutup dengan doa bersama dalam suasana penuh kekhusyukan. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H menjadi pengingat bahwa setiap insan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan menjadi pribadi yang lebih baik.
(Red)









