Bekasi Jatireja β Komandan Koramil 08/Lemahabang Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Mayor Inf Sukoco, turun langsung ke sejumlah lokasi terdampak banjir di wilayah Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, untuk memastikan kondisi warga serta kesiapan personel di lapangan.
Banjir dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter merendam Desa Karangsari, khususnya di bantaran Kali Kalendrowak.
Debit air yang tinggi mengakibatkan ratusan kepala keluarga terdampak.
Data sementara yang berhasil dihimpun, wilayah Kampung Kalendrowak terdampak cukup parah, dengan rincian:
RT 03/01 sebanyak 20 KK
RT 01/02 sebanyak 160 KK
RT 03/02 sebanyak 50 KK
RT 03/06 sebanyak 15 KK
RT 02/02 sebanyak 60 KK
Total keseluruhan warga terdampak banjir di Desa Karangsari mencapai 305 Kepala Keluarga, dengan jumlah pengungsi sekitar 900 jiwa.
Untuk penanganan darurat, sejumlah posko telah disiapkan, antara lain Posko Utama Banjir dan Dapur Umum di rumah anggota Dewan PKB Kabupaten Bekasi Desa Karangsari, posko pengungsian di Masjid Multistrada Jalan Urip Sumohardjo, Masjid Sinyar Timur, serta Masjid PT Djabesmen.
Sementara itu, Posko Kesehatan berlokasi di Puskesmas Cikarang Timur.
Dalam kegiatan tersebut, Komandan Koramil 08/Lemahabang di dampingi langsung oleh Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, dengan dukungan perahu karet untuk membantu mobilisasi dan evakuasi warga.
Selain Desa Karangsari, banjir juga melanda Desa Jatibaru, Kecamatan Cikarang Timur, dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter.
Di wilayah Kampung Kandang RT 04/04, tercatat 10 Kepala Keluarga terdampak. Namun, tidak terdapat pengungsi karena sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing.
Penanganan di lokasi melibatkan satu Babinsa dan dua aparat desa, dengan dukungan perahu karet.
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Haji Umar, menyampaikan bahwa dengan di bantu Babinsa, sebagian warga telah berhasil mengungsi ke lokasi yang lebih aman, namun masih terdapat warga yang memilih bertahan sambil menunggu kondisi air surut.
βSebagian warga sudah mengungsi, tapi masih ada juga yang bertahan. Kami berharap air segera surut dan bantuan terus berdatangan,β ujar Haji Umar.
Hingga saat ini, aparat TNI bersama unsur terkait masih terus melakukan pemantauan dan siap melakukan langkah-langkah lanjutan guna menjamin keselamatan warga terdampak banjir.
(Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)









