Surakarta – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surakarta kembali menghadirkan program pembinaan yang inovatif melalui kolaborasi bersama Duta Generasi Berencana (GenRe) BKKBN pada hari Selasa (21/07). Dalam kegiatan tersebut, warga binaan mendapatkan pelatihan pembuatan ecoprint sekaligus motivasi mengenai pentingnya membangun karakter, merencanakan masa depan, dan mengembangkan potensi diri sebagai bekal kehidupan setelah kembali ke masyarakat.
Pelatihan ecoprint mengajarkan peserta memanfaatkan daun dan tumbuhan alami untuk menghasilkan motif pada kain yang bernilai seni dan ekonomi. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu keterampilan produktif yang dapat dikembangkan sebagai peluang usaha setelah menjalani masa pidana.
Tidak hanya berbagi keterampilan, para Duta GenRe juga menyampaikan edukasi mengenai pentingnya perencanaan masa depan, pengambilan keputusan yang bertanggung jawab, serta membangun gaya hidup sehat dan positif. Pesan-pesan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai kehidupan yang dapat mendukung proses pembinaan warga binaan secara menyeluruh.
Duta GenRe merupakan representasi Program Generasi Berencana yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Program ini bertujuan membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta mampu menghindari perilaku berisiko seperti pernikahan usia dini, seks bebas, dan penyalahgunaan NAPZA. Sebagai figur teladan dan konselor sebaya, Duta GenRe aktif mengedukasi masyarakat mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan, dan pentingnya mempersiapkan masa depan menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia.
Kepala Rutan Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas kegiatan Duta GenRe di Rutan Surakarta kegiatan ini sebagai bentuk dukungan nyata dari berbagai elemen masyarakat terhadap penyelenggaraan Pemasyarakatan. Pembinaan tidak hanya meningkatkan keterampilan warga binaan, tetapi juga memperkuat pembentukan karakter, menumbuhkan optimisme, dan menginspirasi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih produktif dan bertanggung jawab setelah menyelesaikan masa pidana. Rutan Surakarta menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada pemberdayaan. Kreativitas yang tumbuh dari proses pembinaan diharapkan menjadi bekal berharga bagi warga binaan untuk kembali berdaya, mandiri, dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.
(Red)









